Pengaruh Reviu TIK, Peran Pihak Pelaksana Kerja, dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Perencanaan Belanja TIK di Kementerian Perhubungan
Keywords:
Belanja TIK, Beban Administratif, Reviu TIK, Peran Pelaksana Kerja, Kompetensi SDM, PLS-SEMAbstract
Transformasi digital di sektor publik sering kali terkendala oleh inefisiensi belanja Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akibat fragmentasi sistem dan duplikasi aplikasi. Kementerian Perhubungan merespons tantangan ini melalui mekanisme Reviu TIK sebagai instrumen pengendalian Belanja TIK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Reviu TIK, peran pihak pelaksana kerja, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap pengalaman administratif yang dirasakan oleh pegawai dalam proses perencanaan Belanja TIK. Dengan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 42 responden di lingkungan Kementerian Perhubungan, temuan menunjukkan bahwa kompetensi SDM dan pemahaman terhadap Reviu TIK berpengaruh signifikan terhadap pengalaman administratif pegawai. Sebaliknya, peran pihak pelaksana kerja tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa beban administratif lebih banyak bersumber dari faktor internal organisasi dan kompetensi staf dibandingkan faktor eksternal. Temuan ini memberikan implikasi strategis bagi penguatan kapasitas digital dan penyederhanaan birokrasi dalam tata kelola belanja TIK pemerintah