Kepemimpinan Masi Kini dari Budaya Pemimpin Raja Nebukadnezar

Authors

  • kesia syalom Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Dwiyanti Roito Br Gultom Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Yuliarman Saragih Universitas Singaperbangsa Karawang

Keywords:

kepemimpinan, Nebukadnezar, kesombongan, kerendahan hati, teologi kepemimpinan

Abstract

Artikel ini mengkaji kepemimpinan masa kini melalui refleksi teologis terhadap kisah Raja Nebukadnezar dalam Kitab Daniel pasal 4. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika karakter kepemimpinan Nebukadnezar serta relevansinya bagi praktik kepemimpinan modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), yang memanfaatkan Alkitab sebagai sumber utama serta didukung oleh berbagai literatur teologi dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nebukadnezar merupakan pemimpin yang berhasil secara politik dan administratif, namun mengalami kejatuhan akibat kesombongan yang mencerminkan penolakan terhadap kedaulatan Tuhan. Pengalaman tersebut menjadi proses transformasi yang membawanya pada kesadaran diri, pertobatan, dan pemulihan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan tanpa kerendahan hati berpotensi menimbulkan krisis kepemimpinan, sedangkan kesadaran akan keterbatasan diri dan kedaulatan Tuhan menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan yang sehat dan berkelanjutan.

Published

2026-05-28

Issue

Section

Articles