Hikmat Salomo sebagai Model Kepemimpinan Kristiani: Relevansi bagi Generasi Muda di Era Modern
Kata Kunci:
Hikmat, Kepemimpinan Kristiani, Raja Salomo, Generasi Muda, Pendidikan Agama KristenAbstrak
Era modern yang ditandai oleh globalisasi dan pergeseran nilai moral menghadirkan tantangan serius bagi generasi muda Kristen dalam membentuk karakter kepemimpinan yang berakar pada iman. Penelitian ini bertujuan mengkaji hikmat Raja Salomo sebagaimana tercatat dalam 1 Raja-Raja, 2 Tawarikh, dan Amsal sebagai model kepemimpinan Kristiani yang relevan bagi generasi muda masa kini. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan hermeneutika biblika dan teologi praktis. Hasil kajian menunjukkan bahwa hikmat Salomo mencakup tiga dimensi utama yakni kepemimpinan yang adil, visioner, dan diplomatis yang seluruhnya bersumber dari relasi yang intim dengan Allah. Namun, kisah Salomo sekaligus menjadi peringatan bahwa hikmat tanpa komitmen spiritual yang konsisten dapat berujung pada kejatuhan moral sebagaimana tercatat dalam 1 Raja-Raja 11. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model kepemimpinan Salomo memberikan fondasi teologis yang kuat sekaligus refleksi kritis bagi generasi muda Kristen dalam menghadapi godaan materialisme, krisis identitas, dan degradasi moral. Implikasi praktisnya adalah pentingnya Pendidikan Agama Kristen yang tidak hanya menekankan pengetahuan doktrinal, tetapi juga pembentukan karakter kepemimpinan yang takut akan Tuhan, sebagaimana ditegaskan dalam Pengkhotbah 12:13.