Analisis Teologis Markus 2:1–12 Tentang Iman dan Kuasa Pengampunan Yesus

Penulis

  • Yan Boyke Tewuh Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Yuliarman Saragih Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Daud Malensang Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Warmen Simarmata Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Ferdo Raturandang Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Bicterzon W. Hutapea Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Pidianko Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Widya Ratna Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Suwarno Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Maruli Tua Sinambela Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Morantaro Rinaldi Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Eddy Tanaga Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Wismar Nainggolan Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Pieter Tauran Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Rudy Edward Siagian Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Maria Magdalena Nuban Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta
  • Dominggus Umbu Dandra Sekolah Tinggi Teologi IKAT Jakarta

Kata Kunci:

Iman, Injil Markus, Kesembuhan, Pengampunan dosa, Yesus Kristus

Abstrak

Artikel ini membahas makna teologis yang terkandung dalam Markus 2:1–12 mengenai iman dan otoritas Yesus dalam mengampuni dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iman, kesembuhan, dan pengampunan dalam kisah orang lumpuh yang disembuhkan Yesus di Kapernaum. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teologi biblika. Data diperoleh dari Alkitab, buku teologi, dan artikel jurnal bereputasi yang berkaitan dengan Injil Markus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iman yang ditunjukkan oleh orang lumpuh dan sahabat-sahabatnya menjadi dasar tindakan Yesus dalam memberikan kesembuhan dan pengampunan dosa. Selain itu, teks ini menegaskan otoritas ilahi Yesus atas dosa yang menjadi pusat konflik dengan ahli Taurat. Perikop ini juga memperlihatkan bahwa iman sejati diwujudkan melalui tindakan, ketekunan, dan kepercayaan kepada Tuhan. Dengan demikian, Markus 2:1–12 memberikan implikasi teologis yang penting bagi kehidupan iman dan spiritualitas orang percaya masa kini.

Diterbitkan

2026-06-03

Terbitan

Bagian

Articles